Pelangi selalu tahu saat untuk menampakkan diri
Indahmu hapuskan kegelapan
Namun kini tak ku dapat lagi pelangiku
Sedang awan selalu tertiupkan angin
Pelangiku kini terkalahkan dengan sang angin
Terlihat putih, namun apa kau lupa angin pernah merubahmu menjadi gelap?
Bak malam yang merenggut mentari
Namun akan tetap menyinari
Silih berganti bulan bintang menghampiri
Jangan biarkan lagi pelangi hilang karena anginmu
Jaga mentarimu selagi dia menghangatkanmu, karena malam tak bisa menghangatkanmu
#puisi #NoGalau #CurhatanSeorangPerempuan
Karya Izzatun Navis
Senin, 17 Agustus 2015
Segores Cerita
06.50
No comments
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar